Tekno

Asus ProArt RTX Spark Jalankan AI 120 Miliar Parameter Lokal

Asus ProArt RTX Spark
Asus ProArt RTX Spark

Asus ProArt RTX Spark meluncur lewat pemaparan produk daring, Kamis (1/10/2026), dengan Mini PC GR1X serta laptop P14 dan P16. Superchip Nvidia ini menyasar developer AI dan kreator konten yang ingin menjalankan model bahasa besar tanpa cloud.

Asus lebih dulu memamerkan perangkat ini di ajang IFA 2026 di Berlin, Jerman, pada 2 September. Dalam siaran pers, Asus menyebut lini tersebut sebagai PC Windows pertama yang dirancang untuk agen AI pribadi. Pemaparan teknis lanjutan berlangsung secara daring pada Kamis (1/10).

Asus ProArt RTX Spark Menjalankan Model AI Tanpa Cloud

Inti lini ini adalah superchip Nvidia RTX Spark. Chip tersebut menggabungkan prosesor Grace 20 inti dengan GPU Blackwell berisi 6.144 CUDA core. Kombinasi itu menghasilkan performa komputasi AI hingga 1 petaflop pada presisi FP4, format bilangan 4-bit yang mempercepat inferensi model.

Arsitektur memori terpadu (unified memory) menjadi pembeda lain. RTX Spark memakai LPDDR5X hingga 128 GB berkecepatan 600 GB/s lewat interkoneksi NVLink. CPU dan GPU berbagi satu kolam memori, sehingga model besar tidak perlu berpindah-pindah antarkomponen.

Dengan daya itu, pengguna dapat menjalankan model bahasa besar (LLM) berkapasitas 70 miliar hingga 120 miliar parameter langsung di perangkat. Mereka tidak lagi bergantung pada kuota token komputasi awan (cloud). Pemrosesan lokal juga menjaga data tetap privat, menurut siaran pers Asus.

Director of Technical Marketing Asus, Sascha Krohn, menegaskan arah perancangan ekosistem ini dalam pemaparan daring, Kamis (1/10).

"RTX Spark bukan ditujukan untuk kalangan gamer. Platform terakselerasi ini kami rancang khusus bagi para developer, kreator konten berbasis AI, dan perancang alur kerja mandiri," jelas Krohn.

Situs The Gadgeteer mengingatkan bahwa tidak semua konfigurasi otomatis membawa kapasitas memori maksimum. Calon pembeli perlu memeriksa spesifikasi tiap varian sebelum memesan.

ProArt GR1X: Mini PC Ringkas untuk Bekerja 24 Jam

Asus ProArt GR1X hadir sebagai Mini PC bervolume 1,1 liter. Ukuran itu 68 persen lebih hemat ruang daripada komputer desktop konvensional. Meski mungil, mesin ini menyalurkan daya hingga 140W TDP secara penuh. TDP (thermal design power) menunjukkan batas panas yang harus mampu dibuang sistem pendingin.ProArt GR1X

Sistem pendinginnya mengombinasikan dua kipas 101-blade, empat pipa panas (heat pipes), dan 57 sirip termal ultra-lebar. Konfigurasi ini menjaga kebisingan di angka 32 desibel. Perangkat tetap stabil pada suhu ruangan hingga 35 derajat Celsius tanpa pendingin ruangan.

Soal penyimpanan, GR1X menyediakan dua slot SSD M.2 PCIe Gen 5 2280 dengan penutup bawah yang mudah dilepas. Konektivitasnya mencakup porta 10G LAN, Wi-Fi 7, HDMI 2.1, dan tiga colokan USB Type-C. Colokan tersebut mendukung hingga empat monitor sekaligus (quad display).

Krohn menambahkan bahwa tim teknisi Asus berhasil memecahkan tantangan efisiensi ruang tanpa mengorbankan performa.

"Kami merancang Mini PC ProArt GR1X agar beroperasi layaknya server rumahan 24/7 tanpa henti, sementara ProArt P14 membuktikan kemampuan insinyur kami memadatkan superchip sekuat ini ke dalam sasis laptop 14 inci berbobot 1,48 kilogram," ujarnya.

ProArt P14 dan P16 Membawa RTX Spark ke Laptop Tipis

Bagi pengguna yang sering berpindah tempat, Asus menyiapkan ProArt P14 (H7407) dan ProArt P16 (H7607). Perusahaan mengeklaim keduanya sebagai laptop komersial pertama di dunia dengan superchip RTX Spark berdaya 80W TDP.

ProArt P14 mengusung layar sentuh 14 inci 3K Lumina Pro OLED 120 Hz dengan kecerahan 1.600 nits. Tebalnya 13,9 milimeter, bobotnya 1,48 kilogram, dan baterainya berkapasitas 90 Wh. Adapun ProArt P16 memakai layar sentuh 16 inci 4K Lumina Pro OLED 120 Hz dengan kecerahan sama.

Bodi P16 setebal 12,9 milimeter, atau 14 persen lebih tipis daripada generasi sebelumnya. Bobotnya 1,77 kilogram dengan baterai 99 Wh. Menurut Asus, ini menjadikannya laptop ProArt 16 inci paling tipis sepanjang sejarah.

Pendingin laptop memakai pasta termal logam cair Thermal Grizzly Conductonaut Extreme dan heatsink komposit berkerangka baja. Fitur 0 dB Ambient Cooling mematikan kipas otomatis saat beban kerja ringan, sehingga perangkat tidak menimbulkan suara.

Kedua laptop tersedia dalam warna Nano Black berlapisan tahan noda dan sidik jari, serta Neo White. Colokannya meliputi HDMI 2.1, USB-A 10Gbps, dan tiga porta USB4 40Gbps. Model P16 menambahkan pembaca kartu memori SD Express.

Aplikasi AI Lokal dan Bundel Langganan Gratis

Asus melengkapi perangkat keras ini dengan paket aplikasi AI lokal yang bisa diunduh gratis. MuseTree menghasilkan gambar berbasis model FLUX 2.0 dan video AI berbasis model Wan 2.2 tanpa biaya langganan.

Asus Zenni Claw bekerja sebagai agen AI yang mengarahkan alur komputasi antara cip lokal dan server awan. StoryCube mengatalogkan dan menyortir foto serta video lewat pengenalan AI lokal tanpa mengunggah berkas ke internet.

Setiap pembelian lini ProArt RTX Spark menyertakan bundel langganan gratis. Isinya Adobe Creative Cloud tiga bulan, Adobe Substance 3D satu bulan, dan Google AI Pro 5 TB tiga bulan.

Harga dan Ketersediaan di Pasar Global

Menurut Profesional Review, ProArt P14 dan P16 memasuki masa pemesanan di toko Asus Spanyol dengan harga mulai 3.299,99 euro. Harga Mini PC GR1X belum diumumkan. Sementara itu, iPhone in Canada melaporkan Asus belum mengumumkan harga dan ketersediaan untuk pasar Kanada.

Informasi harga dan jadwal penjualan di Indonesia belum tersedia dalam materi yang beredar. Konsumen sebaiknya menunggu pengumuman resmi dari Asus Indonesia.

Secara keseluruhan, lini ini menunjukkan arah baru komputasi personal. AI tak lagi sepenuhnya bergantung pada cloud, melainkan berjalan di meja kerja atau tas kreator. Pembeli tetap perlu mencermati konfigurasi dan harga, tetapi spesifikasi RTX Spark membuka peluang kerja AI yang lebih privat dan mandiri.